Apa itu investasi? Investasi sudah lazim kita dengar saat ini. Tapi apa sebenarnya investasi itu? Investasi adalah suatu kegiatan memanfaatkan waktu, uang dan tenaga yang kita miliki dengan harapan mendapatkan keuntungan dimasa yang akan datang dengan penambahan nilai yang dimiliki saat ini.
Nah… mengapa kita harus berinvestasi? Karena adanya inflasi yang menyebabkan turunnya nilai mata uang yang kita miliki saat ini. Dengan berinvestasi kita dapat melindungi aset yang kita miliki bahkan asetnya bisa saja meningkat apabila kita berinvestasi mengalahkan lajunya inflasi. Selain untuk mengalahkan inflasi, tujuan investasi lainnya adalah financial freedom, yang bermaksud menghindarkan generasi di bawah kita terjebak dalam sandwich generation.
Siapa saja yang dapat berinvestasi? Sebenarnya dengan kita sekolah, juga merupakan investasi yang dilakukan oleh orang tua kita, karena dengan investasi leher ke atas (pengetahuan).Investasi leher ke atas adalah investasi pertama yang harus kita lakukan. Sedangkan Investasi di bidang keuangan secara resmi dapat dilakukan sejak usia 17 tahun karena kebanyakan instrumen menetapkan KTP sebagai syarat utama untuk mendaftarkan diri di sebuah instrumen investasi, namun kamu juga dapat meminjam data orang tuamu untuk berinvestasi sebagai alternatifnya.
Kapan sebaiknya kita memulai investasi? Dengan yakin saya akan menjawab saat ini. Apabila anda saat ini berprofesi sebagai karyawan maka saat ini adalah waktu terbaik, untuk adik-adik kita yang sedang sekolah maupun kuliah waktu terbaik untuk investasi adalah saat ini, bahkan apabila anda pensiunan waktu terbaik untuk berinvestasi adalah saat ini. Sungguh sangat miris karena pendidikan formal tidak mengajarkan kita untuk berinvestasi, padahal investasi ini sangatlah penting. Namun hal tersebut sudah berlalu, baiklah mari lupakan masa pendidikan formal yang tidak mengajarkan kita berinvestasi. Mari mulai! Tidak pernah ada kata terlambat untuk berinvestasi. Bahkan menabung juga merupakan investasi. “Menabung di bank hanya akan mengurangi uang yang dimiliki saja!” Pernah mendengar kata-kata ini? Saya sebenarnya setuju dengan ungkapan ini, namun kita dapat menghindari kerugian tersebut dengan mengetahui produk perbankan apa yang cocok sebagai sarana investasi (nanti akan kita kupas lebih mendalam produk-produk tabungan yang dapat menambah aset ya).
Setelah apa yang kita bahas diatas, what’s next? Dimana kita berinvestasi? Ada banyak sekali instrumen investasi yang tersedia seperti obligasi,reksadana, saham, emas dan banyak lagi (yang kemudian akan saya kupas lebih mendalam satu satu di topik berikutnya).
Banyak yang menganggap investasi adalah sesuatu yang beresiko. Ya! Benar sekali. Berbahaya apabila kita tidak tahu apa yang kita investasikan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui terlebih dahulu instrumen yang akan kita investasikan dan harus disesuaikan juga dengan profile risk (tingkat risiko yang dimiliki) seorang investor.
Bagaimana cara berinvestasi? Pertama, yuk cek profile risk kamu terlebih dahulu di https://www.bca.co.id/individu/produk/investasi-dan-asuransi/reksadana/cek-profil-risiko. Kedua, siapkan dana dingin dan yang terakhir ikutin update topik berikutnya yang mengupas lebih dalam mengenai investasi dan instrumen-instrumennya. Sampai jumpa di pembahasan investasi berikutnya.
Drop your comment below, you also can request me to make a blog about something related to investing. See you!
©BelloOnInvestment
Tidak ada komentar:
Posting Komentar